Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BUPATI MINTA SEMUA DESA DISIPLINKAN WARGA

Selasa, 23 Juni 2020 Pemerintahan

"Jelang Panen Tembakau, Kalau Ga Disiplin Yang Rugi Masyarakat Sendiri."
Temanggung-GTPP-HMS, Bupati Temanggung, HM Al Khadziq, meminta seluruh Gugus Tugas Covid Kecamatan dan Gugus Tugas Desa se kabupaten untuk serius mendisiplinkan masyarakat mentaati peraturan dalam perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sampai 3 Juli mendatang.
     Berbicara di depan para camat, Danramil, dan Kapolsek se Kabupaten Temanggung, di Pendopo Pengayoman, Senin sore (22/6), Bupati berharap perpanjangan PKM ini dapat berjalan efektif, sehingga masyarakat betul-betul disiplin pencegahan covid sehingga setelah itu dapat beraktifitas ekonomi dan bisa panen tembakau tanpa dihantui penularan virus.
    "Kalau sampai pelaksanaan PKM tidak efektif, maka yang rugi masyarakat sendiri. Kalau sampai musim panen tembakau kita belum bisa menekan angka covid, maka nanti masyarakat akan merugi. Maka sekarang semua petugas harus tegas mendisiplinkan masyarakat, dan semua masyarakat harus taat pada disiplin pencegahan, agar setelah itu kita bisa panen tembakau dengan suka cita," katanya.
     Sebagaimana telah diinformasikan sebelumnya oleh Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten bahwa Instruksi Bupati Temanggung Nomor 360/242 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat telah berakhir pada 19 Juni 2020. Maka bupati mengekuarkan instruksi baru untuk perpanjangan Pembataaan Kegiatan Masyarakat, yaitu Instruksi Bupati Temanggung Nomor 360/ 310 tahun 2020, tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Temanggung.
     Bupati menginstruksikan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Satgas Jago Tonggo, serta seluruh masyarakat Kabupaten Temanggung, untuk:
KESATU: Melakukan percepatan penanganan COVID-19 rnelalui Pembatasan Kegiatan Masyarakat berupa penyelenggaraan: karantina, pemerintahan dan pelayanan publik, pariwisata, kegiatan sosial kemasyarakatan, kegiatan seni budaya, kegiatan belajar mengajar, pembatasan kegiatan tempat usaha, kegiatan pasar daerah dan pasar tradisonal, olah raga, peribadatan, transportasi, dan kegiatan berpergian dan/atau masuk Temanggung.
KEDUA: Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sebagaimana dimaksud da lam Diktum KESATU mengacu pada Pedornan Pelaksanaan Pernbatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID- 19 di Kabupa ten Temanggung sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Instruksi ini.
KETIGA: Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Temanggung Cq. Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum melakukan koordin asi dengan TNI-POLRI serta perangkat daerah yang sesuai dengan bidang tugasnya guna efektifitas pelaksanaan Pengawasan Penyelenggaraan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
KEEMPAT: Pada saat Instruksi ini mulai berlaku maka Instruksi Bupati Temanggung Selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-1 9 Kabupaten Temanggung Nomor 360/242 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Temanggung dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.
KELIMA: Instruksi ini untuk diketahui dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.
KEENAM: Instruksi Bupati ini mulai berlaku sejak tanggal 20 Juni 2020 sampai dengan 3 Juli 2020.(g-juni)(Hms20)

 

Berita Terkait