Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BAZNAS Bantu Makanan Tambahan 115 Anak Gizi Buruk

Kamis, 24 September 2020 Umum

TEMANGGUNG, Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Temanggung  menyerahkan bantuan untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 115 anak balita gizi buruk terdampak covid-19 yang tersebar di 20 Kecamatan. Bantuan makan berupa paket susu kering diserahkan secara sombolis oleh Ketua Baznas H. Drs Djundardo kepada  Fitri (33 th) ibu dari Ayunda  (3 th)  warga Dusun Wonorejo Desa Kebonsari Kecamatan Wonoboyo Kamis 24 September 2020 di desa setempat disaksikan pejabat dari Dinas Kesehatan Kabupaten. 
     Ketua Baznas Djundardo  mengatakan acara  yang dikemas dalam program pentasharufan  Pemberian Makan Tambahan (PMT) menyasar untuk 115 anak usia dibawah 5 th  dari keluarga miskin yang mengalami gizi buruk terdampak Covid-19 . Bantuan makanan diterimakan berupa paket susu kering senilai Rp.2.500.000 sehingga total dana yang ditasharufkan  Rp. 294.000.000. Satu paket berisi 3 boks susu yang cukup dikonsumsi selama 3 bulan. Dengan bantuan susu tersebut diharapkan bisa memperbaiki kebutuhan gizi penerima sehingga badan dapat tumbuh kembang normal  sehat dan cerdas. 
     Diutarakan bantuan PMT  yang disalurkan  tersebut, awalnya merupakan program Pengadaan Jambanaisasi (WC) dalam membantu tugas Pemerintah untuk mendukung terwujudnya rumah sehat  di Kabupaten Temanggung. Namun  karena ada yang lebih mendesak maka Dinas Kesehatan Kabupaten  Temanggung mengajukan perubahan kegiatan menjadi program PMT. 
     "Program ini sebenarnya untuk jambanisasi rumah warga miskin, namun karena Covid-19 tidak dapat dilaksanakan, akhirnya dialihkan untuk tasharuf Pemberian Makanan Tambahan," ujarnya. 
     Dikemukakan pemberian bantuan  dilaksanakan bekerjasama dengan Puskesmas mendatangi langsung para penerima dikarenakan masih pendemi Covid-19  yang  belum belum memungkinkan untuk mengumpulkan penerima secara bersama-sama di satu tempat.
     Djundardo menambahkan disamping tasyaruf PMT, juga ada beberapa program unggulan baznas  yakni bea siswa tuntas SLTA atau disebut dengan bintang baznas. Pada tahun 2020 ini Baznas  membiayai 300 siswa dan  bantuan pendidikan insidentil dari anak tingkat TK, SD, SLTP, SLTA bagi anak- anak yg tidak masuk beasiswa, selain itu beasiswa  Tafid Qur'an 30 juz sebanyak  60 anak. Bantuan kesehatan bagi orang miskin plesterisasi, bantuan modal kerja produktif, bantuan air bersih di musim kemarau,  bencana kebakaran, Bantuan bagi difabel berupa kursi roda, Kaki palsu juga alat dengar bagi yg membutuhkan.
     Salah seorang penerima bantuan, Fitri menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas atas kepeduliannya memberikan bantuan makanan tambahan untuk anaknya Ayunda agar kebutuhan gizinya terpenuhi. Diakui dirinya yang hanya buruh serabutan namun akibat Covid-19 menyebabkan perekonomian keluarga terguncang. Sang suamipun terpaksa harus bekerja sebagi buruh bangunan ke luar daerah agar biduk keluarga tetap bertahan.
     "Jangankan untuk membeli susu anak, untuk bisa makan sehari 3 kali saja susah.  Dengan pemberian makanan tambahan susu kering ini cukup menolong supaya anak saya Ayunda kecukupan gizinya," tuturnya polos. 
     Kasie Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Titik Zuliyati menjelaskan berdasarkan pendataan jumlah anak balita gizi buruk gizi di Kabupaten Temanggung mencapai 115 anak tersebar merata di 20 Kecamatan. Pemkab Temanggung berupaya memberikan bantuan makanan  diantaranya bekerjasama dengan Baznas . Diungkapkan akibat pandemi Covid-19 keberadaan Posyandu juga tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga kebutuhan gizi masyarakat kurang terpantau. 
     "Kita harapkan para kader Posyandu aktif turun lapangan memantau kondisi gizi keluarga miskin apa sudah tercukupi atau belum. Jika belum hendaknya segera dilaporkan kepada Pemerintah supaya segera tertangani ," pintanya

Berita Terkait