Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

4 Pelajar Temanggung Sabet 5 Trophy Juara Kejurda Sepatu Roda

Rabu, 16 Agustus 2017 Olah raga

    TEMANGGUNG, Empat (4) atlet  pelajar yang bernaung dibawah club Bumiphala Roller Sport (ROKET) Kabupaten Temanggung berhasil menyabet  5  trophy  dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) sepatu roda antar pelajar se Provinsi Jawa tengah yang berlangsung sabtu dan Minggu (12-13/8) di GOR Jati Diri Semarang.
     Ke empat pelajar  peraih trophy  yakni Athallah Ramdhan Soewandi  siswa  SD Negeri 2 Temanggung  II  yang berhasil   keluar sebagai juara 2  untuk  lintasan (race)  500 meter dan 1000 meter kelompok umur A sehingga mendapat  2 medali perak dan  2 trophy.  Fayruz Dhia  Bahira siswa SD negeri  1 Temanggung II  meraih  1 trophy setelah tampil sebagai juara harapan 1 lintasan  500 meter kelompok umur B. Trophy ke 4  diraih  Bima Arya Wibowo  siswa SD Muhammadiyah 1 Temanggung yang turun di lintasan 500 meter kelompok umur B  keluar sebagai juara  harapan 3. Sedang trophy ke 5 didapat   dari  lintasan  300 meter kelompok pra A  atas nama atlet Dylan Gavin Al Hafeezy siswa TK BIAS Temanggung  yang menyabet  juara harapan 2.
     Manager club  Bumiphala Roller Sport Temanggung, Ismawartiyah di sekeretariat club Senin  (14/8) mengatakan Kejuaraan Daerah Sepatu Roda pelajar tingkat Provinsi Jawa Tengah di GOR Jati Diri Semarang diselenggarakan Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Pengprov Jateng. Dalam Kejuaraan tersebut menurunkan 23 atlet yang semuanya turun  di kelas standart dan  harus bersaing ketat dengan atlet Kabupaten/Kota lain di Jawa Tengah. Para atlet berusaha tampil maksimal mengerahkan segala kemampauan yang dimiliki hasil tempaan latihan yang dilaksanakan selama ini. Akan tetapi harus diakui atlet-atlet dari daerah lain seperti Pati, Semarang, Solo dan Purwokerto tampil  prima sehingga banyak menyabet juara .
    Menurutnya  dari sisi tehnik  dan kelincahan  sebenarnya atlet-atlet Temanggung tidak kalah dengan atlet –atlet daerah lain. Hanya saja mesti diakui  lemah disisi fisik sehingga  mudah cepat lelah  yang akhirnya kalah cepat dengan para pesaing. Hal ini ujarnya menjadi catatan evaluasi yang akan dibenahi dimasa-masa mendatang.Dengan demikian diharapkan manakala kekuatan fisik para atlet lebih kuat diharapkan mampu bersaing dengan atlet daerah lain agar bisa tampil menjadi juara.
    “Berdasarkan  pengalaman di lapangan  para atlet  mudah capai. Kalau soal  tehnik dan kelincahan sudah cukup baik  namun kita akui  fisik  atlet masih lemah. Hal ini harus segera dibenahi dengan meningkatkan jadwal latihan fisik  supaya staminanya bertambah kuat“ tandasnya .    
     Diungkapkan setelah mengikuti Kejuaraan Daerah Sepatu Roda Pelajar Tingkat Provinsi Jawa Tengah, para atlet kembali akan menjalani latihan  intensif ekstra keras sebagai persiapan untuk mengikuti kejuaraan Nasional di Bekasi Jawa Barat  bulan Oktober mendatang. Selain itu juga  untuk menghadapi  Kejuaraan Nasional Sepatu Roda  yang digelar club Kairos di GOR Jati Diri Semarang  bulan Nopember 2017 yang akan datang. (Hms17/Des) 

Berita Terkait