Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Musrenbang RPJMD Tahun 2018-2023

Kamis, 12 November 2020 Pemerintahan

TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023 di Aula Progo Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda)  Kabupaten Temanggung, Kamis (12/11).

Kegiatan ini juga diikuti oleh 90 peserta yang di bagi dibeberapa tempat juga diikuti oleh para Kepala Bappeda Kabupaten sekitar melalui aplikasi Video Conference (Vidcon).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Temanggung H M Al Khadziq, Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo, Ketua DPRD Temanggung Yunianto, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Sekda Hary Agung Prabowo, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Temanggung dan pihak-pihak terkait lainnya.

Dokumen RPJMD Kabupaten Temanggung Tahun 2018-2023 yang telah di sahkan pada tanggal 21 Maret 2019 dengan Perda Kabupaten Temanggung Nomor 2 Tahun 2019 Perlu disesuaikan/direvisi dikarenakan adanya Kebijakan Pemerintah berupa peralihan nomenklatur program antara Permendagri 13 tahun 2006 ke Permendagri 90 tahun 2019, dampak pandemi covid 19 yang berpengaruh terhadap target indikator tujuan, sasaran maupun program yang sudah di tetapkan, yang terakhir terbitnya kepmendagri nomor 050/3708

Dalam sambutannya, Bupati Temanggung menjelaskan bahwa berkaitan hal tersebut dengan memperhatikan hasil evaluasi terhadap rancangan awal perubahan RPJMD  maka pada hari ini kami menyampaikan rancangan Perubahan RPJMD untuk memperoleh kontribusi pemikiran dalam perumusan isu strategi, tujuan, sasaran, serta strategi dan arahan kebijakan dalam menetapkan prioritas pembangunan daerah.

“Rancangan Perubahan RPJMD ini adalah Milik Kita Bersama yang harus kita pedomani sampai dengan tahun 2023 sebagai panduan dalam menyamakan gerak langkah memajukan Kabupaten Temanggung yang Tentrem, Marem dan Gandem. Atas dasar tersebut maka saya sangat berharap pada para hadirin sekalian yang hadir dalam forum ini yang mengikuti secara virtual dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran dalam penyempurnaan dokumen,” terang Bupati.

Bupati Berpesan kepada Perangkat Daerah dan Tim Penyusun RPJMD agar pada penyusunan perlu memperhatikan dalam melakukan setiap tahapan secara intensif, efektif, dan efisien dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, RENSTRA PD harus selaras dengan perubahan RPJMD sehingga kualitas dokumen tersebut dijaga.

" Dalam penyusunan indikasi program kegiatan beserta penganggarannya harus benar-benar direncanakan dengan baik" tambah Bupati.(Hms20)

Berita Terkait