Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

SERAH TERIMA KEGIATAN PAMSIMAS DESA BALEREJO

Selasa, 12 Januari 2021 Umum

TEMANGGUNG, Air sebagai kebutuhan utama kehidupan, untuk itu seharus dapat terpenuhi secara kontinuitas, kualitas, kuantitas dan keterjangkauan. Namun masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan air bersih yang layak, terutama masyarakat berpenghasilan rendah di perdesaan dan pinggiran kota. Dari situlah muncul program andalan Pemerintah di dalam penyediaan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat perdesaan dan pinggiran kota melalui pendekatan berbasis masyarakat yaitu PAMSIMAS. Hal ini disampaikan DPMU PAMSIMAS Bapak Jumani, dalam acara serah terima kegiatan PAMSIMAS, Senin, (11/01/2021), di Desa Balerejo Kecamatan Tlogomulyo. Hadir dalam acara tersebut Tim PAKEM PAMSIMAS Bappeda, Dinpermades, Dinas kesehatan  perwakilan sanitarian puskesmas Tlogomulyo, DPUPKP dan DPMU PAMSIMAS.

“Jumani, menyampaikan Pemerintah Indonesia memiliki komitmen RPJMN 2015-2019 untuk pencapaian Universal akses 100 0 100, yaitu 100% masyarakat Indonesia sudahakses air bersih, 0 % lingkungan kumuh dan 100 % sudah akses jamban sehat pada Tahun 2019. Sejalan dengan itu, Pemerintah Indonesia melaksanakan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), yaitu salah satu program nasional (Pemerintah dan Pemerintah Daerah) untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan dan peri urban terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat. PAMSIMAS dimulai pada Tahun 2008, dimana sampai dengan Tahun 2015 telah berhasil meningkatkan jumlah warga miskin perdesaan dan pinggiran kota yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi, serta meningkatkan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat di sekitar 12.000 desa/kelurahan yang tersebar di 219 kabupaten/kota.

Untuk terus meningkatkan akses penduduk perdesaan dan pinggiran kota terhadap fasilitas air minum dan sanitasid alam rangka pencapaian target universal akses, Program PAMSIMAS dilanjutkan pada Tahun 2016 sampai dengan Tahun 2020. PAMSIMAS III (WSLIC-3 AF) dilaksanakan untuk mendukung dua agenda nasional untuk meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan, yaitu (1) Air Bersihuntuk Rakyat, dan (2) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Sebagai pelayanan publik yang mendasar, berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, pelayanan air minum dan sanitasi telah menjadi urusan wajib pemerintah daerah, dimana penyelenggaraan urusan wajib berpedoman pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan Pemerintah. Untuk mendukung kapasitas Pemerintah Daerah dalam menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi SPM tersebut, PAMSIMAS berperan dalam menyediakan dukungan financial baik untuk investasi fisik dalam bentuk sarana dan prasarana, maupun investasi non fisik dalam bentuk manajemen, dukungan teknis, dan pengembangan kapasitas.”tambahnya.

 

Berita Terkait