Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Basarnas Akan Bangun Monumen Heli

Rabu, 19 Juli 2017 Pemerintahan

TEMANGGUNG, Badan SAR Nasional (Basarnas)  berencana akan membangun monumen guna mengenang peristiwa jatuhnya pesawat helicopter milik Basarnas di Desa Canggal Kecamatan Candiroto.
    Hal itu dikemukakan Kepala Basarnas Jawa Tengah Agus Haryono dalam acara pertemuan dengan Bupati H.M. Bambang Sukarno di rumah dinas Bupati kompleks Pendopo Pengayoman Selasa (18/7) .Dikemukakan, peristiwa jatuhnya pesawat helikopter di Canggal  Candiroto  beberapa waktu lalu  menjadi catatan sejarah tersendiri bagi  Basarnas. Dalam persistiwa tersebut menyebabkan 8 orang meninggal dunia  terdiri dari 4 awak pesawat dan 4 petugas Basarnas. Oleh karena itu sebagai upaya untuk mengenang  sekaligus  penghormatan kepada para  korban yang meninggal dunia, Basarnas berencana membangun sebuah monumen.
    “Monumen akan kita bangun secepatnya  pada tahun 2017 ini  sebagai upaya untuk mengenang peristiwa  jatuhnya pesawat helicopter  sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada para korban “ ujarnya.
    Dia mengutarakan helikopter milik Basarnas terjatuh di area perbukitan Gunung Butak wilayah Desa Canggal Kecamatan Candiroto Temanggung, Minggu (2/7/2017) sore sekitar jam 16.00 WIB. Pesawat tersebut dalam perjalanan menuju Dieng untuk misi kemanusiaan karena adanya letusan Kawah Sileri di Komplek Gunung Dieng di Desa Kepakisan Kecamatan Batur Banjarnegara yang mengakibatkan jatuhnya belasan korban khususnya wisatawan Minggu (2/7/2017).
    Basarnas dibantu unsur terkait kemudian melakukan evakuasi baik untuk para korban maupun bangkai pesawat. Oleh karean itu Basarnas menyampaikan  apresiasi dan ucapan terima kasih  kepada semua pihak termasuk  Pemkab temanggung, relawan dan masyarakat yang telah membantu  evakuasi hingga selesai.
    Bupati HM. Bambang Sukarnomenyambut positif rencana Basarnas membangun monumen. Pemkab Temanggung  akan membantu sepenuhnya  utamanya dalam pengadaan  tanah  agar secepatnya pembangunan monument bisa dilaksanakan hingga berdiri. Diungkapkan keberadaan monumen nantinya akan menjadi  sejarah untuk mengenang para  pahlawan dan pejuang kemanusiaan yang telah gugur dalam menjalankan tugas di Temanggung ( Hms/ Edy Laks ).

 

Berita Terkait