Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Angka Penyerapan Anggaran Capai 25,5 Persen

Senin, 17 Mei 2021 Pemerintahan

TEMANGGUNG, Angka penyerapan APBD Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah hingga Senin (10/5/2021) tercatat telah mencapai 25,5 persen. Angka penyerapan tersebut dinilai telah sesuai dengan target penyerapan anggaran pada bulan kelima Tahun 2021 ini.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Temanggung Tri Winarno, menyampaikan, per 30 April 2021 anggaran telah terserap 22 persen. Namun pada Mei awal ini serapan anggaran sudah mencapai 25,5 persen.

"Kita sudah 22 persen penyerapan sampai 30 April. Kalau sampai posisi hari ini sekitar 25,5 persen," kata Tri Winarno melalui pesan telegram, Senin (10/5/2021).

Serapan 25,5 persen anggaran itu telah digunakan untuk berbagai keperluan rutin. Antara lain belanja rutin pegawai, transfer ke desa, barang jasa, serta sebagai dana hibah. Penggunaan anggaran tersebut belum melibatkan pihak ketiga, karena sebagian masih proses lelang dan lainnya masih persiapan pekerjaan. Serapan itu sudah sesuai target penganggaran.

"Sudah sesuai target, karena masih bersifat kegiatan yang sifatnya rutin, belum banyak melibatkan pihak ketiga. Sampai dengan saat ini masih dalam proses lelang atau persiapan pekerjaan bagi yang sudah lelang," tambahnya.

Pada 2021 ini estimasi belanja daerah Kabupaten Temanggung sebesar Rp 1,91 triliun. Terdiri dari belanja operasi sebesar Rp 1,3 triliun dan belanja modal sebesar Rp 187,4 miliar, belanja tidak terduga Rp 10 miliar, dan belanja transfer Rp 404,3 miliar.

"Kalau untuk tahun 2020 lalu serapan anggaran selama satu tahun mencapai 94 persen. Kebanyakan untuk upaya penanganan Covid-19," jelasnya.

Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Temanggung, Harnani Imtikhandari, menambahkan dari 22 paket pengerjaan infrastruktur yang sudah diluncurkan, sembilan diantaranya sudah berprogres. Serta beberapa paket proyek masih dalam proses lelang.

"Sembilan paket besar yang kemarin diluncurkan sudah berprogres, rata-rata progres 10 persen. Ada beberapa yang sudah selesai lelang," kata Harnani. (T/kmf21)

Berita Terkait