Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Wujudkan Desa Berdikari dengan Peningkatan Kapasitas Aparatur

Jumat, 11 Juni 2021 Pemerintahan

TEMANGGUNG, Peningkatan kapasitas aparatur perangkat desa se-Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung digelar selama dua hari dengan dihadiri oleh seluruh perangkat desa di Aula Hotel Dieng Kledung Pas, Wonosobo, Rabu (9/6/2021).

Pada hari kedua, Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo menjadi pemateri, sekaligus menutup kegiatan. Materi yang disampaikan adalah strategi untuk mewujudkan Desa Berdikari di Kabupaten Temanggung.

Desa Berdikari merupakan satuan kawasan yang terus menerus mengembangkan potensinya. Keberdikarian dibidang ekonomi dan kepribadian dibidang sosial budaya melalui upaya pemberdayaan masyarakat yang dijiwai oleh semangat kegotongroyongan dalam suatu kelompok desa demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi Desa Berdikari itu belum tentu desa berdiri sendiri, harus ada kerjasama dengan desa yang lainnya, utamanya dengan desa sekitar atau berdampingan,” ungkap Wabup.

Mungkin ada keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM)nya, ada keterbatasan sumber daya alamnya. Sehingga desa tersebut harus bekerjasama dengan desa lainnya dengan suatu alasan. Suatu negara maju ditunjukkan dengan kemajuan dimasing-masing provinsi. Majunya suatu provinsi ditunjukkan dari majunya kabupaten/kota dan seterusnya sampai dengan kemajuan SDM dan alam ditingkat desa-desa.

“Sementara keadaan di negara kita kondisinya masih di desa berkembang. Belum sampai ke desa mandiri maupun desa berdikari,” imbuh Wabup.

Hal tersebut akan menjadi catatan dan upaya Pemerintah Kabupaten Temanggung agar dapat memajukan desa di masing-masing kecamatan. Karena hal tersebut akan menjadi sumber kemajuan dari kabupaten, provinsi hingga dari kemajuan bangsa dan negara.

Wabup mengajak, untuk menggali potensi-potensi yang ada di desa. Adapun yang bisa dikerjakan dengan potensi desa, seperti potensi SDMnya. Harus ada pemerataan SDM, agar potensi desa di Kabupaten Temanggung bisa muncul dan berkembang. Sumber daya alam juga harus digali, karena disetiap desa pasti mempunyai sumber daya alam yang berbeda-beda.

“InsyaAlloh, semua hal-hal ini bisa dilalui, sepanjang aparatur desa bisa menunjukkan kekompakan. Tapi kalau aparatur desa tidak kompak, dengan mudah masyarakat bisa diprovokasi dan diadu domba, ” pungkas Wabup sebelum mengakhiri materinya. (C/kmf21).

 

Berita Terkait