Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Cegah Banjir, Bupati Ajak Warga Tanam Pohon

Senin, 19 April 2021 Pertanian dan Perkebunan

TEMANGGUNG, Bupati Temanggung, HM Al Khadziq meminta kepada masyarakat Kabupaten Temanggung untuk lebih banyak menanam pohon  sebagai salah satu langkah konservasi lahan. Diakui oleh Bupati, saat ini lahan hijau di Kabupaten Temanggung terus berkurang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati,  saat menghadiri pencanangan program Mustika Desa di Kelurahan Madureso,   Kecamatan/Kabupaten Temanggung, Jumat (16/4/2021).

Ditambahkan oleh Bupati, saat ini Kabupaten Temanggung sering terjadi banjir apabila terjadi curah hujan tinggi lebih dari satu jam. Banjir terjadi   karena luapan air dari saluran-saluran air yang tidak mampu menampung air.

“Jadi ada dua masalah, pertama saluran yang tidak mampu menampung air dan kedua jumlah air yang semakin banyak,” terangnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan jumlah air yang semakin banyak disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya karena lahan yang semakin terbuka yang berakibat pada kurangnya  penyerapan air, sehingga air langsung turun dengan erosi memenuhi saluran-saluran air, kondisi tersebut membuat saluran air meluap, sehingga membuat banjir.

“Jadi ini merupakan permasalahan lahan kritis kita yang semakin banyak, selain itu problem yang lain terjadi degradasi di lingkungan kita yang lahannya semakin tinggi, karena semakin banyak lahan yang dipakai untuk perumahan, mengakibatkan penyusutan lahan hijau, selain itu juga pola bercocok tanam dengan teknologi mulsa dengan plastik yang semakin mempersempit penyerapan air,” jelas Bupati.

Oleh karena itu, ditegaskan oleh Bupati perlu ada solusi, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Jangka pendek dengan melakukan pembersihan saluran air, sedangkan jangka panjang melakukan konservasi lahan dengan melakukan penanaman pohon.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Temanggung untuk lebih giat menanam pohon, dimanapun seperti di jalan-jalan desa, pekarangan dan juga lahan-lahan kritis.Pohon pohon yang ditanam yang bisa menyerap air seperti bambu, beringin, aren dan juga buah-buahan,“ pungkas Bupati. (B/kominfo21)

Berita Terkait