Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Pernikahan Disapu Banjir, Bupati Beri Simpati

Senin, 05 April 2021 Bencana

TEMANGGUNG, Banjir bandang dari luapan sungai akibat hujan deras yang melanda Desa Dangkel, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Kamis (1/4/2021) petang sempat menghebohkan warga, hingga meninggalkan jejak kerusakan. Luapan air dari Sungai Kali Gajah masuk ke permukiman warga melewati jalan kampung.

Nahas bagi pasangan pengantin Ahmad Multazam (29) dan Rifka Asyahida (25), sebab saat banjir datang mereka sedang menggelar pesta pernikahan dengan panggung dan kursi tamu memanfaatkan jalan kampung. Tak pelak banyak kursi dan meja yang hanyut terbawa air, bahkan ada sejumlah sepeda motor ikut terbawa arus.

Namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kejadian di lereng Gunung Sindoro ini sempat viral setelah video banjir Dangkel beredar melalui media sosial.

"Saat kejadian itu untungnya tamu sedang sedikit. Waktu hujan deras dan ada yang hanyut barang-barangnya. Saya dan istri saat itu baru masuk rumah," kata Ahmad Multazam, ketika ditemui di rumahnya, Minggu (4/4/2021).

Kendati demikian, ia mengaku masih bersyukur pernikahannya masih tetap berjalan meski ada halangan banjir. Pasangan pengantin baru ini kemudian mendapat suport dan simpati dari Bupati Temanggung HM Al Khadziq yang saat meninjau lokasi banjir mendatangi lokasi pernikahan warga Desa Dangkel tersebut. Setelah berbincang dengan mempelai, Bupati diminta foto bersama pasangan muda tersebut.

Kepala Desa Dangkel Lestari menuturkan, selain kursi dan motor ada juga perabotan warga hanyut terbawa air, salah satunya milik Mubasir (61) warga RT 3 RW 1 Dusung/Desa Dangkel.  

"Banyak perabotan rumah terbawa banjir, seperti kasur, kursi dan barang-barang rumah tangga lain. Saya waktu kejadian di rumah, memang saat hujan deras, tapi saya dan keluarga bisa menyelamatkan diri," kata Mubasir.

Bupati pun melakukan pengecekkan kerusakan mulai jalan aspal, sawah milik warga dan menyisir sungai sampai ke titik DAM yang ditengarai menjadi penyebab banjir. Ia pun meminta camat, Kepala DPUPR, Kepala BPBD, dan kepala desa untuk melakukan kajian guna mengatasi banjir dan kerusakan. Aspal jalan yang terkelupas juga diminta untuk segera diperbaiki. Ia pun sempat membagikan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir.(A/kominfo21))

 

Berita Terkait