Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Kopi Temanggung Diharapkan Bisa Merajai Dunia

Jumat, 24 September 2021 Pemerintahan

Temanggung – Bupati Temanggung H M Al Khadziq kembali melakukan diskusi mengenai kendala dan langkah yang harus dilakukan untuk kopi asli Temanggung bersama penggiat kopi di Halaman Pasar Temanggung Permai (Plaza Temanggung), Kamis (23/9/2021) malam.

Menindak lanjuti diskusi yang diadakan pekan lalu, Bupati beserta Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Temanggung, Sekretaris Daerah, Kepala Dinkopdag serta kepala dinas terkait berdiskusi dengan 30 orang penggiat kopi Temanggung untuk mencari solusi yang tepat dalam memperkenalkan kopi Temanggung secara lebih luas.

Kegiatan yang digelar pada malam hari tersebut, bertujuan untuk mempromosikan kembali secara massif kopi Temanggung, karena beberapa waktu yang lalu dengan adanya PPKM yang cukup ketat, kegiatan ngopi bareng ditiadakan, karena tidak diperbolehkan adanya kerumunan. Akan tetapi, dengan kondisi sekarang yang mulai melandai, Pemkab Temanggung berencana akan memulai kembali kegiatan-kegiatan untuk mempromosikan kopi Temanggung, seperti Jumat Ngopi dan kegiatan lainnya.

“Akan tetapi ada keprihatinan baru, seperti banyak orang mendengar tentang kopi Temanggung. katanya kopinya hebat, spesial, rasanya luar biasa. Di Jakarta, Surabaya, Jogja, Semarang, kopi Temanggung sangat terkenal. Tetapi begitu orang lewat Temanggung, mau ngopi, cari kopi susahnya bukan main,” ungkap Bupati.

Bupati juga mengatakan, meskipun kafe-kafe sudah banyak, akan tetapi belum eye catching, belum menarik mata di jalan, ketika orang masuk ke Temanggung. Selain itu juga ketika ada tamu yang menginap atau makan di restoran Temanggung dan memesan kopi, yang disajikan bukan kopi Temanggung, melainkan kopi-kopi kemasan pabrik. 

Dengan hal tersebut memunculkan ide dari salah satu penggiat kopi Temanggung, bagaimana pemerintah mewajibkan hotel, rumah makan, restoran, tempat wisata dan lain-lain untuk menjadikan kopi spesial Temanggung tersebut sebagai salah satu menu wajibnya.

“Harapannya, setiap orang yang datang ke rumah makan Temanggung atau menginap di hotel atau di manapun, disitu tertera menu kopi dan kopinya kopi Temanggung”, ungkapnya.

Atas gagasan tersebut, Pemkab Temanggung sudah merancang instruksi yang akan segera diterbitkan untuk semua hotel, restoran, rumah makan dan kafe diseluruh Kabupaten Temanggung untuk menjadikan kopi asli Temanggung sebagai menu utama. Oleh karena itu, baik perajin kopi maupun petani kopi Temanggung harus siap akan hal tersebut apabila nantinya akan mendapatkan permintaan kopi yang lebih banyak dari sebelumnya.

“Dengan berbagai kebijakan, berbagai terobosan seperti ini, harapannya kopi Temanggung di negeri sendiri, minimal di Kabupaten Temanggung ini bisa merajai,” pungkas Bupati.

Berita Terkait