Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Fokus : Bersama Kita Bisa

Bersama Kita Bisa

    Awal 2020, dunia dikejutkan oleh virus baru yang menyerang pernafasan manusia dan menyebabkan kematian. Virus yang berasal dari Wuhan Tiongkok ini merambah dengan cepat ke berbagai belahan dunia dan menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, jumlah pasien yang terinveksi virus ini terus bertambah.
    Virus corona menular lewat lendir (droplet) manusia positif COVID-19 yang meloncat ke manusia negatif COVID-19. Lendir itu terciprat saat manusia positif COVID-19 bersin, batuk, atau berbicara lalu terkena orang lain yang sehat. Penularan virus corona paling banyak terjadi melalui tangan. Menjaga kebersihan tangan dengan selalu mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir sebelum melakukan kegiatan apapun sangatlah dianjurkan.
    Pemerintah Republik Indonesia mengumumkan kasus virus corona pada awal Bulan Maret 2020. Tidak jauh berbeda dengan negara lain, pasien yang terinveksipun bertambah banyak. Berbagai daya upaya dan usaha diambil pemerintah guna mempercepat penanggulangan covid ini. Diantaranya adalah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 yang diikuti oleh semua daerah di Indonesia, menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan physical distancing, berdiam diri dirumah, melakukan kegiatan keagamaan dirumah, serta melarang masyarakat untuk melakukan mudik lebaran. Beberapa daerah di Indonesia telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hal ini guna mencegah semakin meluasnya penyebaran covid-19.
    Bupati Temanggung HM. Al Khadziq bersama dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Temanggung melakukan berbagai langkah diantaranya adalah melakukan sosialisasi dan operasi penggunaan masker kepada pedagang dan pengunjung di pasar-pasar di Kabupaten Temanggung, melakukan operasi kerumunan. Bupati juga mengeluarkan  Surat Edaran nomor 451.12/200/2020  tentang Pengaturan ibadah berjamaah selama Bulan Ramadhan 1441 H/2020 di Kabupaten Temanggung. Guna menjalankan sosial distancing di lingkungan perkantoran, Bupati mengeluarkan Surat Edaran nomor 800/481 tahun 2020 tentang penyesuaian tata kerja di lingkungan pemkab Temanggung dalam rangka peingkatan kewaspadaan menghadapi wabah corona virus desease di Kabupaten Temanggung.
    Bupati juga mengusulkan anggaran mendahului APBD Perubahan tahun 2020 pada pos belanja tidak terduga sebesar Rp92,8 miliar untuk penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19 maupun dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat.
    Semua upaya dilakukan guna mengantisipasi meluasnya virus ini di masyarakat. Dibutuhkan kerjasama yang solid antara pemerintah dan masyarakat. Karena sebagus apapun kebijakan pemerintah dibuat, jika tidak didukung oleh masyarakat hasilnya tidak akan maksimal. Budaya gotong royong yang selama ini mengakar di dalam masyarakat juga harus senantiasa kita jalankan, diantaranya saling bahu membahu dan saling membantu lingkungan sekitar yang terdampak virus ini. Dengan saling mendukung satu sama lain, Insa Alloh kita akan mampu melalui ujian ini.
    Berdiamlah dirumah jika tidak ada kepentingan mendesak untuk keluar rumah, biasakan untuk hidup sehat selalu mencuci tangan dengan sabun, hilangkan kebiasaan memegang wajah, gunakan masker jika keluar rumah, ikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta hindari kerumunan. (humas)








humas