Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

 

Jambu Biji

JAMBU BIJI
Jambu biji merupakan buah dengan kandungan oksidan tinggi yang sangat bermanfaat untuk kekebalan dan kesehatan tubuh kita. Akhir-akhir ini buah tersebut banyak diminati konsumen, namun sisi lain  produksi dan pengolahan buah ini di Temanggung masih sangat terbatas, kalau dilihat  dari wilayah dan iklim yang sejuk sangat cocok untuk budidaya Jambu biji terbukti di desa Jeglong Kecamatan Bejen sudah dapat dibudidayaka. Jambu biji dapat dipasarkan langsung berupa buah segar sortir untuk melayani permintaan pasar swalayan/ekspor, dapat pula dengan model pengalengan, purey, juice/sari buah. Sasaran pemasaran adalah ke grading dan supplier industri besar. Dengan demikian sangat memungkinkan pengembangan budidaya dengan membuka peluang  investasi :
Nama    : Budi daya Jambu biji
Jumlah Produksi : 20.109 kw
Jumlah pohon     : 66.312 pohon
Lokasi budidaya : Karakteristik lahan yang baik untuk Budidaya antara lain : Ketinggian ± 504 dpl, luas lahan sawah, 678 Ha, Pengairan sederhana PU 30 Ha, Pengairan sederhana Non PU 533 Ha, Sawah Tadah Hujan 115 Ha, Luas Lahan bukan sawah 6.206 Ha.
Lokasi    : Kecamatan Bejen dan Candiroto
Peluang Investasi : Budidaya/pengolahan produksi Jambu biji.

Potensi Pendukung :    
-    Tenaga kerja tersedia dapat dilihat di Bejen Distribusi Penduduk 2,77 %
-    Kepadatan Penduduk 289 orang/ km2
-    Jumlah penduduk bermata pencaharian pertanian 9.166 orang
-    Suhu udara sekitar 23  28˚ C
-    Ketinggian antara  500-1500 dan 1500-3000 meter dpl,  
-    Ph tanah antara 4,5-8,2  terpenuhi
-    Jika penanaman dari buah jambu biji  umur 2-3 tahun baru mulai buah namun jika dengan cangkok/stek lebih cepat hanya memerlukan waktu sekitar 6 bulan sudah panen setiap 4 hari sekali dari 400 pohon per panen bisa mencapai 100 kg buah jambu.
-    Akses jalan  beraspal
-    Penerangan PLN